PADANG, KOMPAS.com — Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyatakan, kondisi cuaca dan laut yang kurang bersahabat menjadi kendala pengiriman bantuan untuk korban gempa bumi disertai tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Oleh sebab itu, distribusi bantuan bagi penduduk dan korban di Kepulauan Mentawai agak tersendat.
"Kalau ombak besar dan setinggi lima meter dan cuaca kurang baik, kapal kecil seperti speedboat tidak bisa merapat ke pantai. Kapal Pak Bupati Mentawai yang juga membawa bantuan saat ini belum bisa merapat karena ombak. Harus kapal besar," ujar Irwan saat memaparkan perkembangan dan penanganan bencana Mentawai di hadapan Wakil Presiden Boediono di ruang VIP Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (27/10/2010) siang.
Paparan dihadiri para menteri beserta Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman dan pimpinan daerah lainnya. Pemaparan dilakukan Irwan sebelum Wapres Boediono meninjau langsung lokasi terparah kawasan yang dilanda gempa bumi dan tsunami di Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumbar.
"Selain kondisi alam dan cuaca, infrastruktur juga masih sangat minim sehingga alat-alat berat sulit kalau mau didatangkan ke sana," tambah Irwan yang mantan anggota Komisi VIII DPR asal Partai Keadilan Sejahtera itu. Oleh sebab itu, lanjut Irwan, untuk menangani bencana Mentawai, perlu cara-cara manual yang bisa dilakukan.
Sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/10/27/13341155/Bantuan.ke.Mentawai.Terkendala.Cuaca
"Kalau ombak besar dan setinggi lima meter dan cuaca kurang baik, kapal kecil seperti speedboat tidak bisa merapat ke pantai. Kapal Pak Bupati Mentawai yang juga membawa bantuan saat ini belum bisa merapat karena ombak. Harus kapal besar," ujar Irwan saat memaparkan perkembangan dan penanganan bencana Mentawai di hadapan Wakil Presiden Boediono di ruang VIP Bandar Udara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (27/10/2010) siang.
Paparan dihadiri para menteri beserta Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman dan pimpinan daerah lainnya. Pemaparan dilakukan Irwan sebelum Wapres Boediono meninjau langsung lokasi terparah kawasan yang dilanda gempa bumi dan tsunami di Pulau Pagai Utara, Kepulauan Mentawai, Sumbar.
"Selain kondisi alam dan cuaca, infrastruktur juga masih sangat minim sehingga alat-alat berat sulit kalau mau didatangkan ke sana," tambah Irwan yang mantan anggota Komisi VIII DPR asal Partai Keadilan Sejahtera itu. Oleh sebab itu, lanjut Irwan, untuk menangani bencana Mentawai, perlu cara-cara manual yang bisa dilakukan.
Sumber : http://regional.kompas.com/read/2010/10/27/13341155/Bantuan.ke.Mentawai.Terkendala.Cuaca
Share
0 komentar:
Posting Komentar